Dalam proses kegiatan rancang bangun, terdapat komponen yang perlu diperhatikan. Komponen tersebut antara lain meliputi struktur bangunan, letak bangunan serta model bangunan. Anda memerlukan Jasa Arsitek untuk mengerjakan teknis tersebut. Untuk lebih jauh mengenal Jasa Arsitek dan Jasa desain rumah, mari kita simak apa saja sih tugas seorang arsitek….?Apa sih tugas Arsitek?

Pada kenyataannya, dalam sebuah tim desain, seorang juru gambar (Drafter) adalah anak buah seorang Arsitek. Menggambar bukanlah pekerjaan utama seorang Arsitek, lantas apa sebenarnya pekerjaan arsitek?

Seorang Arsitek adalah seorang ahli dalam bidang desain bangunan.

Dengan bekal pendidikannya, pekerjaan seorang Arsitek di antaranya adalah:arsitek

  1. Menata letak bangunan-bangunan yang memiliki keterikatan fungsi dalam sebuah site dan mendesain site tersebut.
  2. Mengolah tata ruang sebuah bangunan
  3. Menentukan konsep desain interior sebuah bangunan (termasuk perletakan furniturenya, dll).
  4. Mengolah bentuk luar dan tampak sebuah bangunan.
  5. Menentukan jenis dan letak sistem struktur pada bangunan.
  6. Menentukan jenis dan letak instalasi listrik pada bangunan.
  7. Menentukan jenis dan letak instalasi pipa air dan jalur penghawaan udara.
  8. Menentukan jenis dan letak alat-alat transportasi dalam bangunan (lift, dsb).
  9. Menghitung biaya konstruksi sebuah bangunan

Prinsip Perancangan Arsitektur

  1. Prinsip Kegunaan (Utilitas)
  • Merujuk pada kondisi atau persyaratan arsitektur bangunan yang pertama, yaitu utilitas atau kegunaan
  • Bangunan dapat menampung lebih dari sekedar fungsi (fisik) dengan baik
  • Pengertian diperluas lagi menyangkut kualitas ruang dan kualitas hidup
  1. Prinsip Kekokohan (Firmitas)
  • Merujuk pada kondisi atau persyaratan arsitektur bangunan yang kedua, yaitu firmitas atau kekokohan
  • Bangunan harus benar secara teknis struktur, konstruksi, teknologi, bahan, dan manajemen pembangunan
  1. Prinsip Keindahan (Venustas)
  • Merujuk pada kondisi atau persyaratan arsitektur bangunan yang ketiga, yaitu venustas atau keindahan
  • Bangunan dirancang menggunakan estetika visual: komposisi, harmoni, sekuen, hirarki, proporsi, dsb.
  • Pengertian diperluas menjadi suasana, karakter, kepantasan visual, komunikasi, dsb.
  • Pengertian diperluas lagi menjadi estetika non-visual: estetika audial/akustik, tektonik, heptik (rabaan)

  1. Prinsip Keselamatan (Safety)arsitek
  • Bangunan tidak menggunakan bahan yang mudah terbakar, menimbulkan asap berbahaya, dll
  • Bangunan memiliki sarana penyelamatan dari kemungkinan bahaya (kebakaran).
  1. Prinsip Kesehatan (Healthy)
  • Bangunan tidak memiliki komponen bangunan yang mengandung unsur berbahaya bagi kesehatan penghuni dan tetangga
  • Bangunan tidak memiliki kualitas ruangan yang dapat membuat penghuni sakit
  1. Prinsip Aksebilitas (Universally Design)
  • Bangunan memiliki sarana yang memudahkan bagi pengunjung dengan kebutuhan (kemampuan) khusus
  1. Prinsip Berkelanjutan Secara Lingkungan (Environmentally Sustainable)
  • Bangunan menghemat pemakaian energi yang tak terbarukan (energi fosil)
  • Bangunan tidak merusak pelestarian lingkungan
  • Bangunan mempertahankan (tidak menghabiskan/menghilangkan/menurunkan) kualitas sumber daya alam yang tak terbarukan, yang diperlukan oleh masyarakat sekitar dan untuk generasi mendatang
  1. Prinsip Berkelanjutan Secara Ekonomi(Economically Viable)images
  • Perawatan dan pengelolaan bangunan tidak membebani pemilik, pengguna bangunan masa sekarang dan di masa mendatang secara ekonomi
  • Pembangunan menguntungkan tetangga bangunan atau lingkungan secara ekonomis, melibatkan kegiatan ekonomi warga

 

 

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save