Taman vertikal atau disebut juga dengan vertical garden merupakan gaya berkebun urban yang tercetus akibat keterbatasan lahan. Tujuan dibuatnya taman vertikal pun bermacam-macam, ada yang menjadikan sebagai penghijauan, kegiatan produktif, hingga estetika.
Karena manfaatnya yang multifungsi itulah yang menyebabkan taman vertikal kian digandrungi oleh pencinta tanaman. Bahkan taman vertikal juga menambah nilai estetika pada bangunan komersial dan perkantoran. Namun, selain bangunan komersial dan perkantoran, sebenarnya teknik taman vertikal juga sangat tepat jika diterapkan pada hunian, baik rumah tapak maupun hunian vertikal. Saat ini rumah-rumah baru sangat minim lahan. Sedangkan sejatinya manusia sangatlah membutuhkan penghijauan sebagai sumber oksigen dan menjadi media relaksasi saat di rumah. Jadi, tidak ada salahnya bila Anda mencoba membuat taman vertikal di rumah, meskipun lahan yang tersedia terbatas. Berikut tips membuat taman vertikal minimalis !

1. Siapkan media tanam

Tidak ada perbedaan yang mendasar untuk mengklasifikasikan media tanam, baik pada landscape garden (taman datar) maupun taman vertikal. Namun alangkah lebih baiknya bila menggunakan media tanam yang tidak terlalu berat. Tentunya sesuaikan juga dengan kondisi dinding rumah Anda. Beberapa media tanam yang bisa digunakan antara lain, rockwool, batu dan pasir, sekam, zeolite (kerikil kecil, bukan seperti kerikil di jalan), dan cocopeat. “Namun umumnya, media tanam yang mudah dicari dan bisa membantu proses penyemaian adalah rockwool. Nanti rockwool yang sudah dibeli bisa dipotong menjadi kecil berukuran 2cm membentuk dadu atau balok.

2. Pilih bibit dari tanaman yang cocok untuk taman vertikal

 Sebelum memilih bibit, Anda harus membuat daftar jenis tanaman yang hendak ditanam. Cari tahu terlebih dahulu jenis tanaman yang mau ditanam. Misalnya, bagaimana dengan waktu tumbuhnya, manfaatnya, dan kendalanya. Tanaman sayuran diharapkan juga bisa menjadi dapur hidup di rumah. Misalnya, kangkung yang mengalami proses regenerasi yang cepat dalam setahun.

3. Siapkan wadah penanaman

 Wadah untuk menanam juga bervariasi sebaiknya siapkan juga wadah yang tepat sebagai penunjang proses persemaian. Misalnya, netpot, paralon, dan baki berbahan plastik dan bukan yang terbuat dari seng. Sebab, baki yang terbuat dari seng akan memperlambat pertumbuhan bibit. Jadi sangat penting mengetahui semua jenis wadah yang diperlukan untuk semua proses penanaman dan persemaian